7 Tips Agar Tidak Mabuk Saat Melakukan Perjalanan

Tips Agar Tidak Mabuk Saat Melakukan Perjalanan

Jika Anda mengalami mabuk saat berkendara, Anda mungkin sangat cemas selama perjalanan. Mabuk saat berkendara bisa sangat mengganggu perjalanan atau kegiatan Anda yang menyenangkan bersama teman-teman. Mabuk kendaraan merupakan salah satu dari berbagai jenis mabuk perjalanan (atau kinetosis) yang dialami sebagian orang saat berkendara dengan mobil. Pusing, kelelahan, berkeringat dingin, dan mual adalah gejala umum dari mabuk kendaraan. Jadi, bagaimana cara Anda mencegah mabuk kendaraan? Lakukan 7 kiat dan trik sederhana berikut agar Anda dapat menikmati perjalanan tanpa merasa mabuk.

1. Duduklah Di Kursi Depan Pada Mobil. 

Para dokter percaya bahwa mabuk kendaraan disebabkan oleh ketidaksesuaian antara apa yang mata Anda lihat dan bagaimana tubuh Anda menginterpretasikan gerak kendaraan. Misalnya, jika mata Anda melihat kursi mobil di depan Anda, tetapi tubuh merasakan belokan dan kecepatan kendaraan berjalan, telinga bagian dalam dapat terganggu. Hal ini kemudian akan menyebabkan mual dan pusing yang merupakan ciri khas mabuk kendaraan. Untuk menghindari perasaan ini, cobalah memfokuskan mata pada jalan di depan Anda sehingga mata dan tubuh Anda dapat menginterpretasikan informasi yang sama. Dengan duduk di kursi depan, Anda tidak akan terlalu merasakan ketidaksesuaian antara apa yang Anda lihat dan bagaimana tubuh Anda menginterpretasikan gerakan kendaraan.


 Memfokuskan mata pada titik visual yang tetap di depan Anda akan membantu menjaga mata, telinga bagian dalam, dan saraf tetap terkendali.[5] Lihatlah ke luar jendela bagian depan mobil, dan carilah titik stabil pada cakrawala di suatu tempat di kejauhan. Anda dapat menjadikan gunung, pohon, bangunan, atau titik di angkasa sebagai titik visual Anda. Pusatkan semua perhatian visual Anda pada titik tersebut. Pertahankan tatapan Anda pada titik tersebut bahkan jika kendaraan melewati gundukan, belokan, dan bukit-bukit. Tahan godaan Anda untuk melihat ke luar jendela bagian samping: lihatlah hanya ke luar jendela bagian depan.


Membuat sirkulasi udara yang baik dan dingin di dalam kendaraan dapat membantu mengurangi rasa mabuk serta meringankan gejala seperti berkeringat dan mual. Jika memungkinkan, bukalah jendela mobil agar angin berembus ke dalam mobil. Selain itu, Anda juga dapat menyalakan kipas angin mobil atau pendingin udara. Arahkan ventilasi udara pada wajah agar dapat memperoleh manfaatnya.


 Terkadang sulit untuk menjaga mata tetap terfokus pada satu titik ketika mobil sedang bergerak. Untuk menstabilkan pandangan, pastikan kepala Anda juga stabil. Sandarkan kepala pada sandaran kepala di belakang Anda agar kepala tetap stabil. Bantal leher juga dapat membantu menjaga kepala--dan juga pandangan Anda--tetap stabil.


 Tidur saat mabuk kendaraan juga baik bagi penumpang mobil. Anda tidak akan menyadari perbedaan antara informasi visual dan sinyal yang tubuh kirimkan karena mata Anda tertutup. Banyak orang merasa bahwa tidur adalah cara terbaik untuk menjalani perjalanan panjang dengan mobil tanpa mengalami mabuk kendaraan.


 Pengalihan merupakan cara yang bagus untuk mengurangi mabuk kendaraan, terutama untuk anak-anak atau orang-orang yang harus duduk di kursi belakang. Alihkan pikiran Anda dari rasa pusing dan mual dengan mendengarkan musik, bernyanyi, atau memainkan permainan 20 questions dengan penumpang yang lain


Mabuk kendaraan akan memburuk jika Anda berkonsentrasi pada objek visual yang ada di dalam mobil, bukan di luar mobil. Menatapi buku, permainan dalam telepon genggam, media baca elektronik, atau komputer tablet dapat meningkatkan ketidaksesuaian antara mata dan seluruh tubuh. Untuk mencegah mabuk kendaraan, pastikan Anda memfokuskan mata hanya pada benda yang berada di luar mobil, pada cakrawala di depan Anda.





Popular Posts